Indonesia Tangkal Kolesterol? Saya Juga!

23.14



Pecandukuliner.com - Gue suka makan. Ya iyalaah .. semua orang juga suka makan. Nah, sejak gue kecil, keluarga gue udah doyan makan makanan yang kurang sehat gitu. Misalnya, makan daging yang masih banyak lemaknya, makanan berkuah santan kental, fast food, aarrgghh, sepakat kan kalo semua makanan itu enak-enak banget?

Tapi, di balik kelezatannya, ternyata banyak kejahatan yang mengintai tubuh orang yang memakannya. Salah satunya Kolesterol Tinggi. Nah lho! Dulu, gue sama sekali nggak ngerti, pokoknya ada makanan apapun terhidang di meja, HAJAR BLEH! Sikat sampe perut mules kekenyangan. Okay, Okay, gue tau gue salah. Tapi kan waktu kecil gue masih polos dan nggak ngerti apa-apa, #Ngeles.

Gue inget, dulu, sepupu gue yang waktu itu udah kuliah, biasa ngajak gue ~yang waktu itu masih SMP~ makan ayam goreng di fast food. Dan menu favorit yang paling sering dia pesan untuk kami berdua adalah masing-masing seporsi nasi, 2 potong ayam ukuran gaban, dan kentang goreng plus soft drink. Dulu sih, tanpa pikir panjang gue pasti menghabiskannya dengan penuh nafsu, itu sebabnya, sejak kecil badan gue udah gemuk.

Tapi, lagi-lagi gue terlena dengan ungkapan, “Big is Beautiful”. Gue cuek sama penampilan, dan gak peduli sama asupan gizi makanan. Saat itu, bagi gue yang namanya makan ya makan aja, yang penting enak.

Well, ternyata pikiran gue itu picik dan salah total. Di kemudian hari, gue mulai dibayang-bayangin ketakutan sama yang namanya kolesterol jahat dalam tubuh. Makin bertambahnya umur ~alias makin tua~ orangtua gue makin sering mewanti-wanti, “Jaga makan! Cek Kolesterol!”. Aah, semua itu bikin gue makin rajin ngecek. Apalagi setelah gue sempat sakit dan harus mengonsumsi obat-obatan yang mengandung hormon, di mana obat itu bikin badan gue makin tambah melar dari hari ke hari meski nggak banyak makan. Gue mulai paranoid dibayang-bayangi sama kolesterol tinggi.

Gue pun mulai rajin ngecek ke dokter, lab, atau saat lagi ada pemeriksaan gratis. Alhamdulillah sampai saat ini sih kadarnya normal. Gue baru tau bahwa meski kegemukan itu adalah salah satu pemicu kolesterol tinggi, tapi nggak menutup kemungkinan orang yang kurus juga kadar kolesterolnya jauh lebih tinggi. Dari situlah gue mulai tertarik sama yang namanya mempelajari tentang kolesterol ini.

Sebenernya, kolesterol itu makhluk apaan sih? Kolesterol adalah lemak yang ada di dalam aliran darah. Lemak ini dibutuhin tubuh kita sebagai bahan pembentukan dinding sel atau hormon tertentu. Terus, kenapa kok jadi bisa berbahaya? Jadi gini ya, secara alamiah, kolesterol emang bisa diproduksi sama tubuh kita, tapi kolesterol itu nggak larut dalam darah. Kalau nggak larut gimana dong? Ia nempel sama pengangkutnya yaitu lipoprotein. Kolesterol sendiri ada dua jenis, yaitu LDL ~bukan Long Distance Lelatioship!~ tapi Low Density Lipoprotein dan High Density Lipoprotein (HDL). Nah, kalau baca HDL, ingetan gue langsung melayang sama Seafood HDL di Bandung yang terkenal enak itu, hmmm… kepiting saos padang, udang goreng tepung, Adoooowwwwww ada yang nyambit gue pake batu bata!

Kadar kolesterol yang ada di dalam darah kita baru bisa dibilang normal kalau angkanya ada di bawah 200mg/dl.  Kalau udah melebihi angka 200 apalagi lebih dari 240 mg/dl, kita harus waspada nih,Guys. Karena bisa jadi kita beresiko tinggi terkena serangan jantung dan stroke. Hiiiy, ngeri kali kan?

Sebenernya, ada dua hal penyebab kadar kolesterol di dalam darah kita sangat tinggi, yaitu faktor yang nggak bisa kita kontrol alias udah dari sananya, misalnya Umur dan Keturunan keluarga. Yang kedua adalah hal yang bisa dikontrol alias dijaga polanya, yaitu makanan yang kita makan sehari-hari.

Nah, urusan makanan ini, tahun 2014 silam gue pernah nyobain pola hidup sehat. Dengan menjalani Food Combining selama 6 bulan, badan gue rasanya seger dan mungkin ini yang bikin kolesterol gue di ambang normal-normal aja. Tapi sori, di sini gue nggak akan bahas apa itu food combining, karena gue cuma pengen cerita tentang pengalaman gue pertama kali kenal Nutrive Benecol dan apa hubungannya benda yang satu ini dengan kolesterol.

Jadi, saking terobsesinya pengen hidup sehat, waktu itu gue udah berhenti minum minuman yang berpengawet, bersoda, pakai gula, dan lain lain. murni gue cuma minum air putih bergalon-galon. Sehari gue habis 6 liter lebih air putih. Suatu hari, gue jalan-jalan ke supermarket, niatnya sih cuma pengen beli buah. Tapi tiba-tiba mata gue tertarik sama satu produk minuman yang ukurannya imut, warna warni menarik mata. Pas gue deketin, eeeeeh …gue bacanya namanya jelas NUTRIVE BENECOL. Awalnya gue pikir ini minuman yang sama aja kayak Y*K**T.  tapi pas gue baca ingre nya, iih ternyata ini minuman khusus untuk penurun kolesterol!

Langsung aja gue beli. Kan saking pengennya hidup sehat, kalau ada minuman penurun kolesterol yang rasanya enak dan bukan obat kenapa nggak dicoba? Lagian walau kadar kolesterol normal, nggak ada salahnya kan gue nyobain? Bener aja, pas sampe rumah gue cicipi, ternyata rasanya sumpah enak dan seger!

Akhirnya sejak itu, gue selalu setia beli produk ini buat keluarga di rumah. Buat Abah yang emang kolesterolnya tinggi banget walau badannya kurus, buat Mamah, buat gue juga. Pokoknya, selalu ada stok Nutrive Benecol di kulkas rumah gue. Makanya, gue seneng banget waktu tau kalau Kalbe bakal ngegelar event tentang Indonesia TANGKAL Kolesterol di Bandung bareng Nutrive Benecol ini. Eh iya, Nutrive Benecol emang produk Kalbe sih.

Dengan semangat 45 gue daftar untuk ikutan ke acara itu, yaaaaah siapa tau dapet sample gratis kan ya? Wkwkwkwkwkw #Ngarep. Acara ini digelar tanggal 29 Mei 2016 kemaren di Harris Hotel Festival Citylink. Beuuuh ada ratusan bahkan ribuan orang yang ikut acaranya lho! Gue sampe berasa cuma jadi buih di tengah lautan samudera #Plaaz #LebaySangatLo.



Padat banget acaranya, keren abis. Ada sederetan stan produk yang berisi produk kalbe yang bisa dicicipi langsung sama peserta yang hadir. Nggak ketinggalan jagoan gue, si Nutrive Benecol ada juga dong. Tapi yang jauh lebih penting dari itu, ada para pakar di bidangnya yang ngebantu gue dan peserta lainnya untuk mengenali lebih jauh apa itu kolesterol, gimana cara nangkalnya, dan makanan apa aja yang rasanya tetap enak tapi tetep sehat. 






Ada dr. Penihedi P, MKM (Gz) yang merupakan seorang ahli gizi. Ia berbagi cerita dan pengalaman tentang menu makanan sehat. Nggak cuma dibahas tapi juga dipraktekin lho! Gimana bikin appetizer, main course dan dessert yang super enak, super singkat waktu bikinnya, dan super sehat tentunya. Hmmm Yummy!




Lain dr Peni, lain pula dengan Nidya Yapadita, yang badannya sehat dan seksi. Ia ngajarin kita bahwa kita harus selalu bergerak dan olahraga tiap hari. Tapi gimana kalau kita nggak punya waktu? Misalnya buat orang yang seharian harus duduk di belakang meja selama jam kantor.  Jangan khawatir, kita tetep bisa olahraga di tempat, Cuma dengan duduk di atas kursi kita. Beragam gerakan senam di kursi diperagakan oleh beliau. Seru ih, cangkeul gue! Hahahaaha …




Pembicara terakhir, dokter ganteng imut kinyis-kinyis yang bikin  gue gagal fokus dan gagal pindah ke lain hati #Eh, yaitu dokter spealist jantung, dr. Vito Damay, Sp.JP, M.kes, FIHA, CICA yang bener-bener ngejelasin banget secara detal gimana itu kolesterol dan cara nanggulanginnya.

Eh, yang berbahaya buat kita bukan Cuma kolesterol tinggi lho. Tapi waspadai juga penyakit diabetes, hipertensi, dan obesitas. Ketiga kawanan ini kalau hinggap di badan kita, bisa menuju ke serangan jantung dan stroke. Duh, jadi gimana dong? Ya seperti yang tadi gue bilang, kita harus bisa menjaga asupan makanan yang masuk ke badan kita. Makanlah makanan yang halal dan baik.  Gampang kan?

Sekaligus di acara kemarin tersebut, kegiatan yang paling heboh adalah karena Kalbe dan Nutrive Benecol mencanangkan kampanye #INDONESIATANGKALKOLESTEROL. Apa sih tangkal itu? Ternyata TANGKAL ada singkatannya lhooo.. ini dia:


T = Teratur Periksa Kolesterol
A = Awasi Asupan dan Pola Makan
N = Nikmati Hidup Tanpa Rokok dan Minuman Beralkohol
G = Giat Berolahraga Gerakan B-FIT
K = Kendalikan Berat Badan dan Hindari Stres
A = Awasi Tekanan Darah
L = Lengkapi dengan Nutrive Benecole 2x sehari




Gue juga pengen ngasih tau nih buat temen-temen semua yang baca blog ini, Nutrive Benecol selain yang Smooties juga ada yang bentuknya cereal lho sekarang ini, jadi buat yang suka sarapan sehat, cocok banget buat pake produk Nutrive Benecol yang sereal. Rasanya nggak kalah enak, bikin perut langsung kenyang, aman, dan pastinya sehat atuh dong! 





Sebenernya penasaran nggak sih kenapa Nutrive Benecol itu sehat? Karena kandungan dalam Nutrive Benecol dengan plant Stanol Esternya bisa bantu kita mengembalikan kadar kolesterol kembali ke tingkat normal, dengan catatan dikonsumsi teratur ya, yaitu dua kali sehari, pagi dan malam hari. Jika dikonsumsi secara teratur selama satu bulan, bisa menurunkan 7-10% kadar kolesterol kita.

Jadi, kalau kolesterol kita normal, nggak perlu minum ini? Wah ya, boleh aja diminum biar menjaga kadarnya supaya tetep stabil. Karena, coba aja bayangin, dalam dua sajian Nutrivel Benecol itu, yang kita minum dalam satu hari, sama aja kayak kita makan 6 mangkok Oat, 30 apel dan 30 pisang lho! Coba aja gih bikin eksperimen makan 30 buah pisang sehari, nyungsep pastinya. Mending minum Nutrive Benecol aja!

Nih, buat yang penasaran pengen cari tahu lebih banyak lagi, bisa dapetin infonya di sini:

• Website : www.nutrivebenecol.com
• Facebook : http://facebook.com/nutrivebenecolindonesia/
• Twitter : @NutriveBenecol
• Instagram : @NutriveBenecol_id
•Youtube:www.youtube.com/NutriveBenecol/

Pengen ikutan acaranya di kota-kota lain: bisa beli tiketnya online di sini.http://bitly.com/tangkalkolesterol

You Might Also Like

1 komentar

  1. suka benecol. rasanya enak. yg sachetan u sarapan juga lumayan bikin kenyang :)

    BalasHapus

Popular Posts

Like us on Facebook

Flickr Images